PERPUSTAKAAN SEBAGAI WADAH JENDELA DUNIA



PERPUSTAKAAN SEBAGAI WADAH JENDELA DUNIA
KEDIRI, 11 September 20019 ,perpustakan adalah pusat ilmu pengetahuan ,di perpustakaan tentunya terdapat buku – buku yang tak sedikit kita jumpai,dengan membaca buku kita dapat mengetahui isi didunia ini bahkan di alam semestapun kita akan mengetahuinya , karena buku adalah jendela dunia,kika kita banyak membaca buku semakin luaspula kita bisa melihat dunia.
Perpustakaan IAI TRIBAKTI  Kediri berdiri sekitar 30 tahun silam,perpustakaan ini dulunya terletak di depan kampus tepatnya di  sebelah kantor pembayaran administrasi ,sejak tahun 2017 kini perpustakaan tersebut dipindah din lantai 2 tepat atasnya kelas Pasca Sarjana .
Perpustakaan ini memang beda dengan perpustakaan yang lain.”Di perpustakaan ini tidak hanya terdapat buku-buku karya ilmiah atau buku bacaan saja tetapi juga terdapat kitab – kitab ulama` salafussholih seperti tafsir dan sebagainya.”Tutur Muhammad Hamdan Haqiqi sebagai pelayanan pusat teknis perpustakaan.
Kunjungan mahasiswa kekampus setiap hari sekitar 90 anak,mereka meminjam dan membaca buku untuk memperluas pengetahuan mereka dan mengolaborsikan ilmu agama dengan ilmu pengetahuan.”Perpustakaan ini memiliki 13.000 buku,dengan perincian untuk Fakultas Dakwah terdapat 2.500 buku,Fakultas Syariah 4.000 buku dan Fakultas Tarbiyah 6.500 buku,dan kitab terdapat 200.”Tutur pelayan teknis perpustakaan.
Setiap Mahasiswa berhak membaca dan meminjam buku perpustakaan,dan mengembalikan buku sebelum jatuh tempo pengemebalian buku tersebut.Keterlambatn pengembalian buku akan dikenakan sangsi berupa denda 300-350 ribu.Dan ini menjadi sebuah kendala bagi staf perpustakaan.”Tidak sedikit Mahasiswa yang meminjam buku tetapi tidak dim kembalikan lagi dan telat”.Ujar salah satu staf perpustakaan .
Perpustakaan yang diketuai oleh Bapak.Mahromi dan memiliki beberapa pegawai di antaranya,siti khotimah dan muhammad hamdan haqiqi memiliki. Visi dan Misi yaitu,“Mengembangkan Ilmu Pendidikan Islam dan membantu teman-teman supaya senang membaca buku dan keperpustakan”.(Miel)

Komentar